Pentingnya Mempunyai Dana Cadangan

Seringkali dalam hidup terjadi suatu hal yang bersifat darurat yang membutuhkan dana dalam waktu segera. Contohnya adalah ketika anda di PHK sehingga harus mengambil dana guna membiayai hidup selama masih belum mendapatkan pekerjaan.

Itu contoh yang besar. Contoh kecilnya mungkin ketika anak anda sakit dan harus dirawat di RS yang mungkin membutuhkan dana.

Tetapi yang sering terjadi, banyak orang yang tidak memiliki dana tersebut. Ini terjadi karena setiap kali mendapatkan pendapatan/pemasukan, mereka selalu menghabiskannya. Itulah sebabnya, seseorang yang mengalami PHK umumnya mendapatkan apa yang namanya Uang Pesangon. Uang ini bisa membiayai hidupnya selama tidak bekerja. Namun demikian, besarnya pesangon tersebut seringkali dirasakan tidak mencukupi bagi mereka yang mendapatkannya.

Jadi, tak perlu dikatakan lagi, penting sekali memiliki persediaan dana dalam rekening anda, yang bisa digunakan sebagai dana cadangan untuk membiayai hidup anda apabila terjadi sesuatu. Karena itu, persediaan dana ini disebut Dana Cadangan.

Besar Dana Cadangan yang dibutuhkan

Jumlah Dana Cadangan yang dibutuhkan sangat tergantung dari seberapa besar pengeluaran anda setiap bulan, dan seberapa stabilnya penghasilan anda.

Sebagai contoh, bila anda bekerja dan mendapatkan penghasilan (berupa gaji) sebesar Rp 2 juta per bulan, dan memiliki pengeluaran sebesar Rp 1,5 juta per bulan, maka anda membutukan jumlah Dana Cadangan sebesar tiga sampai enam bulan pengeluaran anda. Ini berarti, anda harus memiliki Dana Cadangan sebesar Rp 4,5 s/d 9 juta dalam rekening sebagai persediaan apabila harus mengalami kehilangan penghasilan.

Tetapi, bila penghasilan yang anda dapatkan tidak stabil, seperti komisi yang jumlahnya tidak tetap, maka jumlah Dana Cadangan yang saya sarankan adalah sebesar 12 bulan pengeluaran bulanan. Ini berarti, bila pengeluaran anda mencapai Rp 1,5 juta per bulan, maka anda harus memiliki Dana Cadangan sebesar Rp 18 juta dalam rekening. Jadi intinya, semakin besar resiko tidak berpenghasilan dalam pekerjaan anda, semakin besar juga jumlah Dana Cadangan yang di miliki.

Di mana Dana Cadangan harus disimpan?

Pertanyaannya sekarang, di mana anda harus menaruh Dana Cadangan? Ada dua kategori yang harus dipenuhi sebagai tempat menyimpan Dana Cadangan tersebut:
1. Aman (Anda tidak akan kehilangan uangnya dan jumlahnya tidak berkurang)
2. Likuid (Anda bisa mengambilnya kapanpun tanpa dikenakan penalti).
Tentunya, deposito merupakan tempat yang aman bagi uang anda, karena jumlah uang yang dimasukkan tidak akan berkurang. Tetapi, deposito tidak likuid karena itu anda tidak bisa mengambilnya kecuali bila sudah jatuh tempo. Bila belum jatuh tempo, namun dilakukan penarikan deposito maka anda akan dikenakan penalti.

Hanya ada empat tempat yang bisa anda gunakan untuk menyimpan Dana Cadangan:
1. Lemari
2. Tabungan di Bank
3. Giro di Bank
4. Reksa Dana Pasar Uang
Namun demikian, bila jumlah Dana Cadangan anda memang dirasakan cukup besar, maka mungkin tidak apa-apa untuk memasukkan sebagian ke dalam deposito, asalkan dengan masa jatuh tempo yang tidak terlalu lama, yaitu satu atau tiga bulan.

Jangan Memiliki Dana Cadangan Terlalu Banyak

Batasi jumlah Dana Cadangan sampai sebesar 12 bulan pengeluaran bulanan anda. Ini karena Dana Cadangan akan disimpan dalam tempat yang bunganya kecil, atau di tempat yang tidak menghasilkan bunga sama sekali (kalau menyimpannya di lemari). Sehingga, apabila memiliki jumlah Dana Cadangan yang terlalu besar, maka ini berarti sebagian dari dana anda tidak akan produktif.

Belum Memiliki Dana Cadangan

Bila sampai saat ini belum memiliki Dana Cadangan, maka jalan keluar bagi anda adalah menabung. Anda bisa menyisihkan sebagian kecil dari penghasilan, yang bisa dilakukan di muka setiap kali mendapatkan penghasilan. Dengan menumpuk dana sedikit demi sedikit, maka pada akhirnya anda akan memiliki Dana Cadangan yang dibutuhkan. Singkatnya Dana Cadangan itu tidak akan langsung terkumpul, tetapi harus menunggu selama tiga, enam atau bahkan duabelas bulan. Ini tentunya masih lebih baik daripada tidak memiliki Dana Cadangan sama sekali.

sumber:

http://toko-nabil.com/index.php/artikel-keuangan/360-pentingnya-punya-dana-cadangan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s