Kewirausahaan

Kewirausahaan merupakan kegiatan yang dilakukan oleh seseorang karena adanya keinginan untuk bisa memenuhi kebutuhannya serta dapat bermanfaat bagi orang lain dengan menciptakan lapangan pekerjaan. Atau bisa juga kegiatan wirausaha timbul dari dalam diri seseorang karena tidak ingin selamanya menjadi seorang pegawai yang hanya mengikuti perintah atasan. Untuk lebih jelasnya, simak definisi berikut:

Definisi kewirausahaan

Wirausaha adalah orang-orang yang mempunyai kemampuan melihat dan menilai kesempatan- kesempatan bisnis, mengumpulkan sumber-sumber data yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan dari padanya dan mengambil tindakan yang tepat guna memastikan sukses.Geoffrey G. Meredith et al (2000)

 Wirausaha adalah mereka yang melakukan upaya-upaya kreatif dan inovatif dengan jalan mengembangkan ide dan meramu sumberdaya untuk menemukan peluang dan perbaikan hidup.

Karakteristik wirausaha

  • Desire for responsibility: memiliki tanggung jawab atas usaha-usaha yang dilakukannya.
  • Preference of moderate risk: menghindari resiko yang rendah maupun yang tinggi
  • Confidence in their ability to success: percaya akan kemampuan diri sendiri untuk berhasil.
  • Desire for immediate feedback: selalu menghendaki umpan balik segera.
  • High level of energy: memiliki semangat dan kerja keras untuk mewujudkan keinginannya.
  • Future orientation: berorientasi ke masa depan, perspektif, dan berwawasan jauh kedepan.
  • Skill at organizing: keterampilan mengorganisasikan sumberdaya untuk menciptakan nilai tambah.
  • Value of achievement over money: selalu menilai prestasi dengan uang.

Sumber gagasan usaha baru

– Orientasi Internal

              Orientasi internal akan mendorong penggunaan sumber daya-sumber daya untuk mengidentifikasi peluang usaha baru.

– Orientasi Eksternal

  • Konsumen, yaitu wirausahawan harus selalu memperhatikan apa yang menjadi keinginan konsumen atau memberi kesempatan kepada konsumen untuk mengungkapkan keinginan mereka.
  • Perusahaan yang sudah ada, yaitu wirausahawan harus selalumemperhatikan dan mengevaluasi produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan yang sudah ada dan kemudian mencari cara untuk memperbaiki penawaran yang sudah ada sehingga dapat membentuk peluang baru.
  • Saluran distribusi, merupakan sumber gagasan baru yang sangat baik karena kedekatan mereka dengan kebutuhan pasar.
  • Pemerintah, merupakan sumber pengembangan gagasan baru dengan dua cara yaitu melalui dokumen hak-hak paten yang memungkinkan pengembangan suatu produk yang baru, dan melalu peraturan pemerintah terhadap dunia usaha yang memungkinkan muncuknya suatu gagasan tentang usaha baru.
  • Penelitian dan pengembangan. merupakan suatu kegiatan yang sering menemukan atau menghasilkan suatu gagasan produk baru atau perbaikan terhadap produk yang sudah ada.

Hak Guna Paten (franchise)

Hak guna paten adalah persetujuan dimana perusahaan atau distributor tunggal dari produk yang mempunyai merk dagang memberikan hak ekslusif kepada perusahaan, distributor, atau pengecer independen dengan imbalan pembayaran royalti dan menyesuaikan diri dengan prosedur operasi standar.

orang yang memberikan hak guna paten disebut franchisor. Biasanya Franchisor merupakan orang yang berpengalaman dalam bisnis selama beberapa puluh tahun serta memiliki pengetahuan mengenai apa yang berhasil dan apa yang tidak. franchisee adalah orang yang membeli hak guna paten dan diberikan kesempatan untuk masuk dalam usaha baru dengan peluang besar untuk berhasil.

Kelemahan Hak Paten (franchise)

Usaha franchising membutuhkan kerja keras dan tidak cocok untuk orang pasif. Usaha ini membutuhkan kerja keras karena keputusan usaha seperti penarikan tenaga kerja, penjadwalan, pembelian, dan akuntasi tetap menjadi tanggung jawab pemakai hak guna paten.

Keuntungan Hak Paten (franchise)

–       Wirausahawan tidak perlu pusing dengan hal yang berkaitan memulai usaha baru.

–       Pemberi hak paten akan memberikan rencana operasi bisnis dengan arah yang jelas.

–       Penerima hak guna paten diberikan nasihat atau sebuah lokasi usaha yang telah ditetapkan.

–       Pemberi hak bisa mendapatkan manfaat dari ekspansi cepat dan luas tanpa meminjam atau menanggung resiko financial penting.

–       Jika pemberi hak memberikan peluang kuat untuk berhasil, dia juga akan menerima manfaat dari royalti yang di terima dari

         penerima hak guna paten.

 

Sumber:

http://thanah-nanu.blogspot.com/2010/12/identifikasi-peluang-usaha-baru.html

http://jestryana.wordpress.com/2011/04/02/waralaba-franchise-hak-guna-paten/

Geoffrey G. Meredith.2000.Definisi kewirausahaan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s