Nervous

Gugup, panas dingin, gemeter, bahkan takut itulah yang saya alami saat tampil di hadapan teman- teman sekelas yang memang sudah saya kenal semuanya. Saya cukup heran dengan diri saya jika disuruh maju untuk berbicara seolah-olah kaya ada rasa yang ganjal di benak, padahal hati dan lisan saya berkata “kamu pasti bisa, jangan takut”. tapi itu dia yang kadang-kadang menghalangi kemajuan saya adalah gerak badan dan langkah kaki yang belum sejalan dengan hati dan lisan. Jika terus diam seperti ini mungkin saya gg akan bisa seterusnya berbicara di khalayak ramai. akhirnya belum lama ini saya mencoba untuk berbicara di depan temen2. sungguh benar kata orang, berbicara di depan tidak selantang berbicara di tempat duduk. terbata-bata itulah yang saya alami kemarin, sempet ada rasa kecewa sama diri sendiri. tapi saya berfikir ulang untuk apa semua penyesalan itu, lebih baik saya jadikan pelajaran untuk esok jika ada tugas speaking atau berbicara lagi. “always keep spirit”🙂

One thought on “Nervous

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s