Basis Data

Sepertinya kita pernah mendengar kata basis data, namun jika di tanya apa sih basis data itu? Mungkin kita akan sulit mengungkapkan kata-kata yang menggambarkan basis data. Baiklah disini saya akan paparkan secara simple basis data, untuk sekedar pengetahuan.

Tahukah kamu apa itu basis data??

Simplenya basis data diibaratkan seperti lemari buku yang didalamnya terdapat beberapa rak yang terisi oleh kumpulan buku serupa tiap raknya. Jadi bisa dibilang tiap rak terisi oleh buku sejenis dalam arti buku yang sama namun beda edisi, seperti itulah gambaran simplenya.

Jadi basis data adalah kumpulan data yang terintegrasi dan tersimpan pada penyimpanan elektronik. Prinsip yang digunakan basis data adalah pengaturan, dimana data yang masuk dalam penyimpanan elektronik tersebut akan diatur didalamnya. Mulai dari nama, jenis data,dan data lainnya akan dikelompokkan dan diurutkan seperti dalam rak buku. Adanya basis data ini dapat mempercepat dan memudahkan user saat pencarian data, seperti yang telah dijelaskan diatas kemudahan dan kecepatan tersebut karena data telah diurutkan dan dikelompokkan.

Untuk data yang tersimpan didalam komputer tentunya perlu sesuatu yang mengatur data tersebut. DBMS (Data Base Manajement System) merupakan sebuah program aplikasi (software) yang fungsinya mengatur data mulai dari mengambil, menghapus,hingga memasukan data. Software yang digunakan adalah Ms. Excel, Ms. Acces,Sql, Oracle,dB2, dBase III, IV, Fox Base.

Gabungan dari basis data dengan DBMS disebut sistem basis data. Dalam pengoperasiannya sistem basis data memerlukan beberapa komponen. Komponennya adalah sebagai berikut:

1. Hardware

2. Software (bisa berupa DBMS)

3. Program apikasi lain

4. Sistem operasi

5. User

Sistem manajemen file terbagi menjadi 2, yaitu: Sistem manajemen file tradisional dan sistem manajemen basis data.

1. Sistem manajemen file tradisional

     Ciri-ciri:

–   Redudansi data (data dibuat rangkap).

–   Inkonsistensi data (data tidak konsisten).

–   Program oriented (memerlukan program).

–   Data terisolasi .

–   Keamanan tidak terjamin.

+ Kerusakan data di satu bagian, bagian lainnya tetap berjalan.

2. Sistem manajemen basis data

     Ciri-ciri:

–   Kapasitas storage besar (tempat penyimpanan)

–   Mahal

–   Perlu tenaga ahli

–   Kerusakan data di satu bagian menyebabkan semua bagian lainnya tidak dapat berjalan.

+ Mengurangi redudansi data

+ Data konsisten

+ Data oriented

+ Keamanan data terjamin

Istilah- istilah dalam basis data:

–   Entity/entitas (objek data)adalah objek yang dapat dibedakan.

Contoh: misalkan objeknya Rumah sakit maka objek yang dapat dibedakan adalah entitas dokter, pasien, perawat, obat dll

–   Atribut adalah karakteristik atau ciri-ciri pada entitas.

Contoh: misalkan entitasnya adalah mahasiswa, maka kira-kira data apa yang pas untuk mengisi ciri-ciri mahasiswa misalnya seperti NPM, nama, alamat, hoby, tgl lahir dll.

–    Data value/ nilai data adalah isi dari data

Contoh:

          NAMA           –> data

Utari Kusuma Putri    –> data value

Rufidayanti Istiqomah –> data value

Fitria Lukita               –> data value

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s