Tata Surya

Tata Surya terdiri dari sebuah bintang yang disebut matahari dan objek yang mengelilinginya. Objek tersebut adalah delapan planet dengan orbit yang berbentuk elips, meteor, asteroid, komet, dan satelit. Sedangkan Tata Surya menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah tatanan yang terdiri atas matahari sebagai pusat peredaran planet, membentuk suatu fisik karena gaya tarik gravitasi matahari.

Tata Surya merupakan hasil gumpalan gas dan debu di angkasa yang membentuk matahari dan planet yang mengelilinginya. Tata Surya terletak di tepi galaksi Bima Sakti. Tata Surya mengelilingi pusat galaksi Bima Sakti dengan kecepatan 220 km/s dan dibutuhkan waktu 225 – 250 juta tahun untuk sekali mengelilingi pusat galaksi.

Hipotesis yang mendukung asal usul Tata Surya

  • Hipotesis Nebula

Pada tahap awal tata surya masih berupa kabut raksasa. Kabut ini terbentuk dari debu, es, dan gas yang disebut nebula.Unsur gas sebagian besar berupa hidrogen. Karena gaya gravitasi yang dimilikinya, kabut ini menyusut dan berputar dengan arah tertentu. Akibatnya suhu gas memanas dan menjadi bintang raksasa yang disebut matahari. Matahari raksasa terus menyusut dan perputarannya semakin cepat. Cincin-cincin es terlontar ke sekeliling matahari, akibatnya gaya gravitasi gas-gas tersebut memadat seiring dengan penurunan suhunya dan membentuk planet dalam. Dengan cara yang sama pula planet luar terbentuk.

  • Hipotesis Planetesimal

Hipotesis ini mengatakan bahwa tata surya terbentuk akibat adanya bintang lain yang menabrak matahari.

  • Hipotesis Pasang-Surut Bintang

Hipoteis ini sangat mirip dengan hipotesis planetesimal hanya bedanya terletak pada jumlah awal matahari.

  • Hipotesis Kondensasi

Hipotesis ini menjelaskan bahwa tata surya terbentuk dari bola kabut raksasa yang berputar membentuk cakram raksasa.

  • Hipotesis Bintang Kembar

Hipotesis ini menjelaskan bahwa tata surya berupa 2 bintang yang hampir sama ukurannya dan berdekatan, dan salah satunya meledak meninggalkan serpihan-serpihan kecil.

Zona Tata Surya

Dalam tata surya kita mengenal yang namanya zona tata surya yang didalamnya meliputi planet bagian dalam (merkurius, venus, bumi, dan mars), planet bagian luar (jupiter, sturnus, uranus, dan neptunus), komet, asteroid, dan meteor serta meteorit.

  • Matahari

Matahari adalah sebuah bintang yang dapat memancarkan cahayanya sendiri dan merupakan komponen utama dalam tata surya. Matahari memiliki massa 332.830 kali dari massa bumi, massa yang besar ini menyebabkan kepadatan inti yang cukup besar untuk bisa mendukung kesinambungan fusi nuklir dan menyemburkan energi yang dahsyat. Energi ini kebanyakan dipancarkan ke luar angkasa dalam bentuk radiasi elektro magnetik.

  •  Planet

Planet adlah benda langit yang beredar mengelilingi matahari, dan tidak mengeluarkan cahaya tetapi memantulkan cahaya dari matahari. Pengedaran planet mengelilingi matahari disebut revolusi.Sedangkan waktu yang dibutuhkan planet dalam melakukan satu kali revolusi adalah periode atau kala revolusi. Planet juga berputar pada porosnya yang sering kita kenal dengan rotasi bumi. Waktu yang dibutuhkan planet untuk satu kali rotasi disebut periode atau kala rotasi. Dalam pembagiannya planet terpisah menjadi dua kelompok yaitu

  • Planet bagian dalam

Planet bagian dalam adalah planet-planet yang letaknya dekat dengan matahari. Planet tersebut adalah merkurius, venus, bumi, dan mars. Berikut ini adalah penjabarannya.

  • Merkurius

Merkurius merupakan planet yang paling dekat dengan matahari. Planet ini tidak memiliki satelit alami. Bentuk permukaan planet ini tidak jauh beda dengan permukaan satelit bumi yaitu bulan. Periode revolusi planet ini kira-kira 88 hari dan berotasi selama 59 hari.Pergantian siang dan malam yang terjadi di planet merkurius lebih lama dari pada bumi.

  • Venus

Venus merupakan planet yang paling dekat dengan bumi. Planet ini sering di kenal dengan sebutan Bintang Timur atau Bintang Senja. Revolusi planet venus 224.7 hari dan arah rotasi venus berlawanan dengan planet lainnya. Suhu di venus panas sekali dan tidak di jumpai air.

  • Bumi

Bumi merupakan planet ke tiga dalam urutan tata surya. Sinar matahari sampai ke bumi dalam waktu 8 menit. Jarak matahari ke bumi adalah 150 juta km. Wah jauh juga ya kawan. Oia, jarak matahari ke bumi ini sering dikenal dengan jarak satu satuan astronomis.Bumi berevolusi selama 365 hari, 6 jam, 9 menit, dan 10 detik.Sedangkan bumi berotasi membutuhkan  waktu selama 23 jam, 56 menit. Satelit planet bumi adalah Bulan.

  • Mars

Planet mars pada umumnya dikenal dengan sebutan bintang merah ,hal ini disebabkan oleh oksidasi besi. Namun sebenarnya mars juga dapat berwarna lain, hanya pada umumnya saja mars berwarna merah. Warna lain yang berubah-ubah ditimbulkan dari adanya angin yang mengangkat debu dari permukaannya. Mars juga salah satu planet terdekat dengan bumi setelah venus. Planet ini mempunyai dua satelit yaitu Phobos dan Deimos.

  • Planet bagian luar

Planet bagian luar adalah planet yang letaknya jauh dari matahari dan ukurannya lebih besar dari planet dalam. Anggota planet bagian luar adalah jupiter, saturnus, uranus, dan neptunus. Berikut adalah penjabarannya.

  • Jupiter

Jupiter adalah planet terbesar dalam tata surya. Planet jupiter berevolusi selama 12 tahun dan berotasi paling cepat hampir 10 jam untuk satu kali putaran. Planet ini memiliki 16 satelit yaitu  metis, andrastea, amalthea, the be, lo, europa, ganymede, callisto, leda, himalia, lysithea, elara, ananke, carme, pasiphae, dan sinope.

  • Saturnus

Saturnus adalah planet yang paling indah. Kenapa bisa indah? Karena saturnus ini memiliki cincin yang terdiri atas materi padat setebal 10- 100 meter yang di balut dengan es. Saturnus memiliki 18 satelit yaitu pan, atlas, prometheus, pandora, helene, epimetheus, janus, mimas, enceladus, tethys, calypso, telesto, dione, rhea, titan, hyperion, lapetus dan phoebe.

  • Uranus

Uranus merupakan planet pemantul sinar matahari, oleh karena itu planet ini dpat terlihat jelas berwarna biru laut. Berdasarkan penelitian planet ini mempunyai keunikan  yaitu porosnya hampir berhimpit dengan bidang edarnya. Berevolusi selama 10 jam, 49 menit dan memiliki 15 satelit yaitu cordelia, ophelia, bianca, cressida, desdemona, juliet, portia, rosalind, belinda, puck, miranda, ariel, umbriel, titania, dan umberon.

  • Neptunus

Neptunus merupakan saudara kembar dari uranus. Mengapa dmkian? Karena besarnya, susunan udara, dan suhunya pun hampir sama. Planet ini tidak memungkinkan untuk di tinggali karena letaknya yang jauh dari matahari. Neptunus memiliki 2 satelit yaitu triton dan nereid. 

  •  Komet

Komet merupakan salah satu benda langit yang mengelilingi matahari. Komet  komet itu sendiri terbagi menjadi dua yaitu inti dan ekor. Oleh karena itu kebanyakan orang bilang komet adalah bintang berekor. Mengapa disebut bintang? Diatakan sebuah bintang karena komet menyala ketika mendekati matahari. Komet mengelilingi matahari dengan tiga gerakan yaitu elips, parabola, dan hiperbola. Pada umumnya nama komet di ambil dari nama penemunya seperti Komet Halley ditemukan oleh Edmund Halley (1656-1742), Komet Ence ditemukan oleh Johann Franz Ence (1791-1865) dan Komet Bielia (1932 dan 1986).

  • Asteroid

Asteroid merupakan gugusan planet kecil yang mengelilingi matahari. Orbitnya berbentuk lingkaran. Diameter asteroid rata-rata 2 km, tiga diantara asteroid yang paling besar adalah ceres yang berada antara orbit mars dan jupiter.

  • Meteor dan Meteorit

Meteor adalah benda langit yang jatuh dan berpijar saat melewati lapisan atmosfer bumi. Berpijar di sebabkan ketika jatuh terjadi gesekan dengan lapisan atmosfer bumi. Di jagat raya sana banyak meteor yang ukurannya sangat besar, namun terkadang ketika jatuh ke bumi meteor ini tidak sampai. Mengapa demikian? Karena ketika jatuh dan menabrak lapisan atmosfer meteor ini akan pecah. Ada yang berukuran besar dan kecil. Meteor yang kecil akan habis sebelum sampai ke bumi karena adanya gesekan antara atmosfer yang menyebabkan timbulnya suhu panas dan meteor terbakar. Sedangkan meteor yang berhasil sampai di bumi adalah meteor yang memang pada saat berbenturan berukuran besar sehingga ketika bergesekan dengan bumi meteor tidak habis terbakar. Meteor yang jatuh dan sampa ke bumi sering disebut dengan meteorit.

Sumber:

Belajar efektif fisika SMP kelas VII (Intimedia Ciptanusantara).

Belajar Aktif Fisika SMP kelas VII (Departemen Pendidikan Nasional oleh D. Suryana).

3 thoughts on “Tata Surya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s